PONOROGO, Jatimsatu.com – Perguruan pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Ponorogo Pusat Madiun tampil perkasa dalam ajang Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Ikatan Pencak Silat Indonesia 2026. Dengan torehan 15 medali emas, 5 perak, dan 3 perunggu, PSHT sukses mengunci gelar juara umum.
Kejuaraan yang digelar selama dua hari, Jumat-Sabtu (10–11/4), di gedung bulu tangkis tersebut menjadi ajang pembuktian dominasi PSHT atas perguruan lain di Ponorogo.
Penghargaan juara umum diserahkan langsung oleh Plt. Bupati Ponorogo, Lisdyarita, yang sekaligus menutup resmi gelaran Kejurkab IPSI 2026.
Sementara itu, posisi runner-up diraih oleh Tapak Suci Putera Muhammadiyah dengan raihan 6 emas, 5 perak, dan 2 perunggu. Disusul Persinas ASAD di peringkat ketiga dengan 1 emas, 2 perak, dan 2 perunggu.
Ketua Cabang PSHT Ponorogo Pusat Madiun, Komarudin, tak mampu menyembunyikan rasa bangganya atas pencapaian para atlet.
“Hampir seluruh medali emas kita raih. Dari total 22 emas, kita mengamankan 15. Ini hasil kerja keras dan latihan tanpa lelah. Semangat anak-anak luar biasa,” tegasnya.
Apresiasi juga disampaikan Lisdyarita atas semangat dan sportivitas para atlet selama bertanding. Ia berharap capaian ini menjadi pemicu untuk meraih prestasi yang lebih tinggi ke depannya.
“Selamat kepada PSHT Ponorogo sebagai juara umum. Bagi perguruan lain, jangan berkecil hati, terus berlatih dan tingkatkan prestasi,” pesannya.
Penutupan Kejurkab IPSI 2026 berlangsung meriah dan dihadiri berbagai unsur penting, mulai dari anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Forkopimda, hingga jajaran pengurus IPSI serta perwakilan perguruan pencak silat se-Kabupaten Ponorogo.
Prestasi gemilang ini menegaskan posisi PSHT sebagai kekuatan utama pencak silat di Ponorogo, sekaligus menjadi modal penting untuk bersaing di level yang lebih tinggi.(abw)


Posting Komentar