Ponorogo, Jatimsatu.com – Upaya menumbuhkan minat generasi muda di sektor pertanian terus digencarkan. Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Fraksi Gerindra, Hartono, menggelar sosialisasi dan serap aspirasi bersama masyarakat di Dukuh Maron, Desa Galak, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo.
Kegiatan yang berlangsung di rumah warga tersebut mengangkat tema “Menumbuhkan Minat Generasi Muda di Bidang Pertanian untuk Meningkatkan Perekonomian dan Sebagai Wujud Kemandirian Bangsa.” Sosialisasi ini menyasar kalangan pemuda agar tidak ragu terjun ke dunia pertanian.
Dalam pemaparannya, Hartono menekankan pentingnya peran generasi muda dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus menggerakkan roda perekonomian desa. Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan program SALEHA (Sadar Legalitas Berusaha) dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui DPMPTSP untuk mendorong pelaku UMKM mengurus legalitas usaha.
“Saya berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan minat pemuda di bidang pertanian. Mari manfaatkan program yang ada. Saya bersyukur bisa bertatap muka langsung dan mendengar aspirasi masyarakat,” ujar Hartono.
Anggota Komisi C DPRD Jatim yang juga menjabat Wakil Ketua Banser Jawa Timur itu menegaskan bahwa menjadi petani bukanlah pekerjaan yang harus dipandang sebelah mata. Menurutnya, petani masa kini harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan menjadi petani modern.
“Jangan malu jadi petani. Apapun bisa ditanam, tapi harus paham pasar. Salah satu caranya dengan memotong rantai pemasaran agar petani tidak selalu bergantung pada tengkulak. Pemuda harus menjadi inspirator di desanya,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh isu-isu yang belum tentu benar terkait pemerintahan, serta mengajak untuk bersama-sama mendukung kepemimpinan nasional ke depan.
“Mohon doa dan dukungan untuk kepemimpinan Bapak Prabowo Subianto. Mari kita beri kesempatan untuk mewujudkan program-programnya,” imbuhnya.
Sementara itu, narasumber kegiatan, Johan Efendi, turut menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam meningkatkan ketahanan pangan nasional.
“Generasi muda tidak boleh malu menjadi petani. Jadilah petani yang maju dan sukses. Kami siap mendampingi serta memfasilitasi aspirasi petani muda dan pelaku UMKM, termasuk dalam hal legalitas usaha,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir generasi petani muda yang inovatif, mandiri, serta mampu menjadi motor penggerak ekonomi di tingkat desa.(abw)

Posting Komentar