PONOROGO, JATIMSATU.COM – Polres Ponorogo mengintensifkan patroli dan pengamanan untuk mengantisipasi potensi konvoi serta gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama pelaksanaan pengesahan warga baru PSHT P17, Rabu (17/6/2026) malam.
Patroli Perintis Presisi diterjunkan ke sejumlah titik yang dinilai rawan, mulai Pos Pengamanan dan Pelayanan Pengesahan Warga PSHT P17 hingga kawasan Blue Light, Telkom, Setya Cell, Bank Mandiri, dan BRI Unit Kota 1. Kehadiran personel di lapangan difokuskan untuk menjaga situasi tetap aman sekaligus mencegah potensi gangguan yang kerap muncul usai kegiatan pengesahan.
Selain melakukan pemantauan, petugas juga memberikan imbauan secara langsung kepada peserta dan masyarakat agar tidak melakukan konvoi, balap liar, maupun aksi berkendara ugal-ugalan yang dapat membahayakan pengguna jalan dan memicu gangguan kamtibmas.
Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo, mengatakan pengamanan dilakukan dengan mengedepankan langkah preventif dan pendekatan humanis. Personel disiagakan di sejumlah titik strategis guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan kondusif.
"Kami mengedepankan langkah preventif dan humanis dengan meningkatkan patroli di lapangan. Kami mengimbau seluruh peserta pengesahan dan masyarakat untuk tidak melakukan konvoi serta selalu mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama. Mari kita jaga nama baik organisasi dan Kabupaten Ponorogo dengan menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif," tegas AKBP Andin Wisnu Sudibyo.
Kapolres AKBP Andin juga mengingatkan bahwa kepatuhan terhadap aturan lalu lintas dan menjaga ketertiban merupakan tanggung jawab bersama. Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan pengesahan tidak hanya diukur dari kelancaran acara, tetapi juga dari terciptanya situasi yang aman tanpa adanya pelanggaran hukum maupun kecelakaan lalu lintas.
"Hasil patroli hingga kegiatan berakhir menunjukkan situasi di wilayah hukum Polres Ponorogo tetap terkendali. Petugas tidak menemukan adanya aktivitas mencurigakan maupun gangguan keamanan yang menonjol,"pungkasnya.(*)

Posting Komentar