PONOROGO, JatimSatu.com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Ponorogo menggelar Shalat Dhuha berjamaah dan doa bersama di Masjid Darut Taubah, Jumat (19/6/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB itu diikuti jajaran pegawai, anggota PIPAS Cabang Rutan Ponorogo, serta warga binaan.
Kegiatan diawali dengan pelaksanaan Shalat Dhuha berjamaah yang berlangsung khusyuk, kemudian dilanjutkan doa bersama sebagai bentuk ikhtiar spiritual untuk memohon kesehatan, keselamatan, dan kelancaran tugas seluruh insan pemasyarakatan.
Dalam doa tersebut juga dipanjatkan harapan agar Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan beserta seluruh pimpinan dan jajarannya senantiasa diberikan kekuatan, kesehatan, serta petunjuk dalam menjalankan amanah, sehingga mampu menghadirkan pelayanan yang semakin baik bagi masyarakat.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Persatuan Ibu Pemasyarakatan (PIPAS) dalam memperkuat nilai-nilai spiritual, kebersamaan, dan semangat pengabdian di lingkungan pemasyarakatan. Selain meningkatkan kualitas ibadah, kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkokoh keimanan, ketakwaan, serta ketenangan batin bagi pegawai maupun warga binaan.
Kepala Rutan Ponorogo, M. Agung Nugroho, menegaskan bahwa pembinaan spiritual menjadi bagian penting dalam membangun karakter seluruh keluarga besar Rutan Ponorogo.
"Shalat Dhuha dan doa bersama ini menjadi sarana memperkuat keimanan dan ketakwaan seluruh keluarga besar Rutan Ponorogo. Kami berharap melalui kegiatan ini tumbuh ketenangan hati, semangat dalam bekerja, serta kesadaran warga binaan untuk terus memperbaiki diri menjadi pribadi yang lebih baik," ujarnya.
Ia menambahkan, doa juga dipanjatkan untuk seluruh pimpinan dan jajaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan agar selalu diberikan kesehatan, kebijaksanaan, dan kemudahan dalam membawa organisasi menjadi semakin maju serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Kebersamaan yang terjalin antara petugas, anggota PIPAS, dan warga binaan dalam kegiatan tersebut mencerminkan harmonisasi yang terus dibangun di lingkungan Rutan Ponorogo. Melalui pembinaan keagamaan yang berkelanjutan, Rutan Ponorogo berkomitmen menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang religius, kondusif, serta mendukung proses pembinaan warga binaan secara optimal.

Posting Komentar