Bahlil Mini Soccer Zona Madiun Raya Digelar di Ponorogo, 16 Tim Berebut Tiket ke Babak Final

PONOROGO, JatimSatu.com – Turnamen Bahlil Mini Soccer Zona 5 wilayah Madiun Raya bakal mengguncang Kabupaten Ponorogo. Sebanyak 16 tim dari enam daerah dipastikan ambil bagian dalam kompetisi yang akan digelar di Gontor Mini Soccer, Jalan Semeru, Ponorogo, pada 3–4 September 2026.

Turnamen tersebut merupakan bagian dari agenda Bahlil Mini Soccer tingkat Provinsi Jawa Timur yang diselenggarakan DPD Partai Golkar Jawa Timur. Para juara dari masing-masing zona nantinya akan mendapatkan tiket untuk diberangkatkan ke Surabaya dan mengikuti babak final.

Rangkaian kompetisi diawali dengan kick-off di Malang pada 31 Agustus 2026 yang dijadwalkan dibuka langsung Sekretaris Jenderal Partai Golkar.

Sementara itu, technical meeting peserta Zona 5 digelar di Pendopo DPD Partai Golkar Kabupaten Ponorogo, Jumat (28/8/2026). Kegiatan tersebut dibuka langsung Ketua Tim Pemenangan Partai Golkar sekaligus Ketua Panitia Bahlil Mini Soccer DPD Golkar Jawa Timur, Hj. Atika Banowati, S.H.

Atika mengatakan, Zona 5 Bahlil Mini Soccer mencakup enam daerah, yakni Kabupaten Ponorogo, Pacitan, Magetan, Ngawi, Kabupaten Madiun, dan Kota Madiun.

Masing-masing daerah mendapatkan kuota dua tim untuk mengikuti turnamen. Dengan demikian, total terdapat 12 tim dari enam daerah. Sementara kuota keseluruhan peserta di zona tersebut mencapai 16 tim.

“Zona 5 Bahlil Mini Soccer meliputi Ponorogo, Pacitan, Magetan, Ngawi, Kabupaten Madiun dan Kota Madiun. Masing-masing mengirimkan dua tim dan jumlahnya dibatasi,” kata Atika.

Ponorogo sebagai tuan rumah juga mendapat perhatian khusus dalam penyelenggaraan turnamen tersebut.

Menurut Atika, Bahlil Mini Soccer tidak semata-mata dirancang sebagai ajang kompetisi olahraga. Lebih jauh, Partai Golkar ingin menjadikan olahraga sebagai pintu masuk pendidikan politik bagi generasi muda.

Sepak bola mini dinilai memiliki daya tarik kuat di kalangan anak muda karena format permainannya yang dinamis dan saat ini tengah digandrungi.

“Ini bentuk pendidikan politik, agar anak muda semakin mencintai olahraga dan memahami bahwa Golkar peduli dengan minat mereka,” tegas Atika.

Ia berharap pelaksanaan turnamen di setiap zona dapat berlangsung sukses dan mendapat respons positif dari masyarakat maupun peserta.

Jika animo peserta dan masyarakat terus meningkat, Atika membuka peluang Bahlil Mini Soccer dijadikan agenda rutin setiap tahun.

“Kalau animo peserta tinggi dan pertandingan berlangsung sukses, kami berharap Bahlil Mini Soccer ini bisa menjadi agenda rutin setiap tahun,” pungkasnya.

0/Post a Comment/Comments

Dibaca