PONOROGO, JATIMSATU.COM – Upaya menjaga kesehatan warga binaan, khususnya kelompok lanjut usia (lansia), terus dilakukan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Ponorogo. Pemeriksaan kesehatan berkala dipadukan dengan edukasi menjadi bagian dari pelayanan kesehatan yang diberikan kepada warga binaan.
Jumat (28/8), Rutan Ponorogo menggelar penyuluhan mengenai perawatan dan kesehatan kulit yang dilanjutkan dengan Posyandu Lansia. Rangkaian kegiatan tersebut diikuti delapan warga binaan lansia.
Kegiatan diawali dengan senam lansia. Aktivitas fisik tersebut menjadi sarana untuk menjaga kebugaran sekaligus mendorong warga binaan lansia agar tetap aktif dalam menjaga kondisi tubuh.
Setelah senam, peserta mendapatkan penyuluhan mengenai perawatan dan kesehatan kulit. Materi yang diberikan mencakup pentingnya menjaga kebersihan kulit serta langkah-langkah pencegahan terhadap berbagai gangguan kulit yang berpotensi muncul di lingkungan hunian.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan melalui Posyandu Lansia. Tim kesehatan Rutan Ponorogo bersama peserta magang melakukan pemeriksaan kesehatan dasar terhadap delapan warga binaan lansia.
Pemeriksaan meliputi pengukuran tekanan darah, lingkar perut, berat badan, serta pemberian vitamin. Pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai bagian dari pemantauan kondisi kesehatan warga binaan lansia secara berkala.
Amalia Ulfi mengatakan, pemantauan kesehatan menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung proses pembinaan warga binaan.
“Kesehatan Warga Binaan merupakan salah satu bagian penting dalam mendukung proses pembinaan. Melalui kegiatan seperti ini, kondisi kesehatan khususnya Warga Binaan lansia dapat terus dipantau secara berkala,” ujarnya.
Rutan Ponorogo memastikan pelayanan kesehatan bagi warga binaan terus dilakukan secara berkelanjutan. Selain sebagai bentuk pemenuhan hak atas layanan kesehatan, langkah tersebut diarahkan untuk mendukung peningkatan kualitas hidup warga binaan selama menjalani masa pembinaan.

Posting Komentar