Bulog Ponorogo Berkomitmen Stabilkan Pasokan Dan Harga Beras Dengan Program SPHP. Bulan Maret Siapkan 1000 Ton Beras

Ponorogo-jatimsatu.com-Di tengah kekhawatiran akan fluktuasi harga dan ketersediaan beras, Bulog telah mengambil langkah proaktif dengan meluncurkan Program Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Program ini, yang telah berjalan sejak 2022, akan terus berlangsung hingga akhir tahun 2024.

Aan Sugiarto, Kepala Cabang Bulog Kabupaten Ponorogo, saat ditemui dikantornya, Jum"at (15/3/2024) menegaskan bahwa program ini akan berlanjut sepanjang tahun, dari 1 Januari hingga 31 Desember 2024. Dengan fokus pada tiga kabupaten yaitu Magetan, Pacitan, dan Ponorogo, sesuai wilayah kerjanya.

"Bulog Ponorogo telah berhasil mendistribusikan rata-rata lebih dari 800 ton beras di bulan Januari dan Februari, dengan jumlah yang meningkat menjadi lebih dari 1000 ton pada bulan Maret karena gerakan pasar murah atau, operasi pasar,"katanya.

Menyambut musim panen raya pada bulan Maret dan April, lanjutnya, diharapkan pasokan beras tidak hanya berasal dari Bulog tetapi juga langsung dari hasil panen raya petani, yang akan membantu menstabilkan harga. Harga gabah yang sempat mencapai 8000 per kilogram di bulan Januari dan Februari, kini telah turun menjadi 7000 di tingkat penggilingan dan 6700 di tingkat petani.

"Program SPHP telah berhasil menjangkau konsumen melalui berbagai outlet, mulai dari pasar tradisional hingga modern. Kerjasama dengan Mart lokal di Ponorogo telah memperluas jangkauan program ini ke hampir seluruh wilayah kecamatan,"katanya.

Sementara itu beberapa hari yang lalu Bupati Sugiri Sancoko, dalam inspeksi mendadak di pasar Slahung dan Pasar Legi Ponorogo, menyatakan bahwa telah terjadi penurunan harga beras yang berangsur-angsur, yang kemungkinan disebabkan oleh panen raya. "Harapan besar tergantung pada stabilitas harga ini untuk masa yang akan datang,"pungkasnya.(dd)

0/Post a Comment/Comments

Dibaca