Kisah Sandy Walsh, Tolak Tawaran Timnas Irlandia, Demi Pesan Leluhurnya Dari Surabaya

 

Surabaya-jatimsatu.com-Dalam dunia sepakbola, keputusan untuk mewakili negara dalam ajang internasional merupakan momen yang penuh kebanggaan. 

Bagi Sandy Walsh, pemain berdarah campuran Indonesia-Belanda-Irlandia, keputusan itu tidak hanya tentang karier, tetapi juga tentang menghormati warisan keluarga.

Walsh, yang lahir dari pernikahan antara Brigitta Portier, wanita berdarah Jawa, dan seorang pria Belanda dengan akar Irlandia, telah menunjukkan komitmennya terhadap Indonesia. 

Meskipun sempat mendapat tawaran untuk bergabung dengan Timnas Irlandia, Walsh menolaknya demi memenuhi amanat leluhurnya.

Kisah Walsh dimulai dari kakeknya, R.M. Portier, yang berasal dari Surabaya, dan neneknya dari Purworejo, Jawa Tengah. Sejak kecil, Walsh telah diberikan pemahaman tentang pentingnya mengenang tanah leluhurnya. 

Ia bahkan telah mengikuti kursus bahasa Indonesia dan mempelajari budaya Jawa, termasuk mencicipi makanan khas Indonesia yang dijual di Belgia, tempat ia tinggal.

Pilihan Walsh untuk menjadi Warga Negara Indonesia pada tahun 2022 dan komitmennya terhadap Timnas Indonesia telah membuahkan hasil. Pada Piala Asia AFC 2023, ia berhasil mencetak gol pertamanya untuk Indonesia dalam pertandingan melawan Jepang. Kini, Walsh bersiap untuk pertandingan mendatang melawan Vietnam, membawa semangat dan warisan Indonesia dalam setiap langkahnya di lapangan hijau.

Kisah Sandy Walsh mengingatkan kita bahwa sepakbola lebih dari sekadar permainan; itu adalah cerminan dari identitas, warisan, dan cinta terhadap tanah air. (*/dd)

0/Post a Comment/Comments

Dibaca