Journalist Class OJK Kediri 2024 : Peningkatan Literasi Dalam Upaya Perlindungan Konsumen Pada Industri Keuangan

 

Kediri -jatimsatu.com- Dalam rangka meningkatkan literasi dan edukasi keuangan di masyarakat, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kediri menyelenggarakan Journalist Class 2024. Acara ini merupakan bagian dari agenda tahunan OJK yang berkolaborasi dengan media-media di 13 kota dan kabupaten di Jawa Timur.

Journalist Class kali ini berlangsung di Fave Hotel, area SLG Kabupaten Kediri, selama dua hari, yaitu pada tanggal 28-29 Mei 2024, mulai pukul 09.00 hingga 16.00 WIB.

Tahun ini, Journalist Class mengangkat tema "Upaya Perlindungan Konsumen pada Industri Keuangan," yang menekankan pentingnya pemahaman masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan.

Bambang Supriyanto, Kepala OJK Kediri, membuka acara dengan menyoroti lima topik utama yang sering menjadi konsultasi dan pengaduan di OJK, termasuk restrukturisasi pembiayaan pay later dan Fintech P2P Lending. 

Ia juga menambahkan bahwa penanganan pinjaman online (pinjol) dan investasi ilegal masih menjadi sorotan utama di media.

"Kurangnya literasi keuangan sering menjadi penyebab masalah bagi konsumen, yang berdampak pada skoring kredit di Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK),"tandasnya.

Acara ini bertujuan, lanjut Bambang Supriyanto untuk menjadikan para jurnalis sebagai mitra OJK dalam menyebarkan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat, guna meningkatkan literasi dan inklusi keuangan.

Pada kegiatan ini dihadirkan narasumber yaitu Hudiyanto dengan materi "Upaya Pelindungan Konsumen dan Penyelesaian Sengketa Konsumen Jasa Keuangan"

Kemudian Yudianto Yakob, dengan memaparkan "Pengawasan Perusahaan Pembiayaan dan Penyelenggara Layanan Pay Later".

Selanjutnya Mokhamad Eka Gondang, dengan materi "Pengawasan Penyelenggaraan Layanan Fintech Peer to Peer Lending".

Kemudian Ahmad Tri Cahyono, dengan menyampaikan "Sistem Layanan Informasi Keuangan atau SLIK".

OJK Kediri berharap, lanjut Bambang Supriyanto, kegiatan ini dapat memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan insan pers, serta mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan. 

"Dengan adanya Journalist Class, diharapkan masyarakat dapat teredukasi untuk tidak menjadi korban pinjol dan investasi ilegal yang kerugiannya bisa mencapai triliunan rupiah,"paparnya lebih jauh.

Bambang Supriyanto mengajak para jurnalis untuk bersama-sama dengan OJK Kediri dalam mengedukasi masyarakat, agar terhindar dari penipuan pinjol dan investasi ilegal.

"Kegiatan Journalist Class OJK Kediri ini merupakan langkah penting dalam upaya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap industri keuangan. Dengan adanya edukasi yang tepat, diharapkan masyarakat dapat membuat keputusan keuangan yang lebih bijak dan terhindar dari praktik-praktik yang merugikan,"pungkasnya.(dd)




0/Post a Comment/Comments

Dibaca