PONOROGO | JATIMSATU.COM – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Ponorogo terus menguatkan perannya dalam mendukung program ketahanan dan kemandirian pangan. Salah satu langkah nyata dilakukan melalui kegiatan persiapan lahan dan penanaman kangkung yang melibatkan warga binaan, Senin (9/2/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan di area brandgang Rutan Ponorogo. Sejak pagi, warga binaan tampak antusias mengolah lahan dengan melakukan penggemburan tanah, perataan bedengan, hingga pemasangan sarana pendukung penanaman.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung di bawah pendampingan dan pengawasan petugas rutan guna memastikan proses berjalan aman, tertib, dan sesuai prosedur.
Pada tahap penanaman, warga binaan secara cermat menaburkan benih kangkung di lahan yang telah disiapkan. Penanaman dilakukan dengan pengaturan jarak tanam yang tepat agar pertumbuhan tanaman dapat berlangsung optimal. Petugas rutan juga memberikan arahan teknis terkait perawatan tanaman, mulai dari penyiraman hingga pemeliharaan, guna mendukung hasil panen yang maksimal.
Kepala Rutan Kelas IIB Ponorogo, M. Agung Nugroho, mengatakan bahwa kegiatan pertanian ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian yang berkelanjutan bagi warga binaan.
“Melalui program pertanian ini, kami ingin membekali warga binaan dengan keterampilan yang bermanfaat, menumbuhkan rasa tanggung jawab, serta membangun semangat kerja,” ujar Agung.
Menurutnya, pemanfaatan lahan di lingkungan rutan tidak hanya mendukung kemandirian pangan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan positif bagi warga binaan selama menjalani masa pidana.
Agung menambahkan, kegiatan persiapan lahan dan penanaman kangkung tersebut juga sejalan dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), khususnya pada aspek kemandirian pangan dan pemberdayaan warga binaan.
“Harapannya, program ini dapat berjalan berkelanjutan dan menjadi bekal keterampilan bagi warga binaan ketika kembali ke masyarakat,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, Rutan Ponorogo menegaskan komitmennya dalam menciptakan pembinaan yang produktif dan berorientasi pada kesiapan reintegrasi sosial warga binaan di masa mendatang.(abw)

Posting Komentar