PONOROGO, Jatimsatu – Ajang bergengsi ZAPO Competition 2026 resmi dibuka oleh Kepala SMP Negeri 1 Ponorogo, Imam Saifudin, S.Pd., M.Or., Selasa (3/2/2026). Kegiatan tahunan ini kembali menegaskan komitmen SMPN 1 Ponorogo sebagai ruang tumbuh prestasi, kreativitas, dan karakter bagi peserta didik sejak usia dini.
ZAPO Competition 2026 menjadi magnet bagi pelajar Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah se-Bakorwil Madiun. Tercatat sebanyak 749 peserta dari 80 sekolah kelas V dan VI ambil bagian dalam 18 cabang perlombaan, baik akademik maupun nonakademik, yang digelar selama dua hari.
Tak sekadar ajang lomba, kompetisi ini juga memiliki nilai strategis. Peserta yang berhasil meraih juara akan memperoleh sertifikat prestasi yang dapat digunakan sebagai penunjang pendaftaran peserta didik baru di SMPN 1 Ponorogo pada tahun berikutnya.
Kepala SMPN 1 Ponorogo, Imam Saifudin, menyebut antusiasme peserta tahun ini luar biasa. Menurutnya, ZAPO Competition bukan hanya soal menang dan kalah, melainkan sarana pembinaan potensi generasi muda.
“ZAPO Competition 2026 mengusung tema Smart and Creative, Show Your Talent, Become a Champion. Ini menegaskan bahwa kami ingin menghadirkan ruang kompetisi yang menilai kecerdasan akademik sekaligus kreativitas, bakat, dan karakter peserta didik,” ungkapnya.
Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. “Kami sangat mengapresiasi terselenggaranya ZAPO Competition 2026 sebagai wadah positif untuk menyalurkan minat, bakat, dan semangat berprestasi siswa sejak dini,” tambahnya.
Hal senada disampaikan Ketua Panitia ZAPO Competition 2026, Miskan, S.Kom. Ia berharap ajang ini mampu melahirkan bibit-bibit unggul yang kelak berprestasi di level yang lebih tinggi.
“Kompetisi ini tidak hanya melahirkan atlet dan akademisi berprestasi, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter, kedisiplinan, dan mental juara bagi para peserta,” ujarnya.
Adapun cabang lomba yang dipertandingkan meliputi bidang akademik seperti IPA, IPS, dan Bahasa Inggris, serta nonakademik di antaranya baca puisi, tembang Macapat, dai dan daiyah, desain poster, dan berbagai cabang lainnya.
“Berkompetisilah dengan baik, jujur, dan sportif untuk meraih prestasi terbaik. Hari ini juga kami gelar market day yang diikuti siswa kelas VII dan VIII sebagai bagian dari pembelajaran kewirausahaan,” pungkas Miskan.
Pihak sekolah pun menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta, pendamping, panitia, dan sponsor yang telah mendukung suksesnya ZAPO Competition 2026. Harapannya, ajang ini mampu melahirkan generasi hebat yang siap mengukir prestasi dan menjadi kebanggaan daerah.(adv/abw)



Posting Komentar