Ponorogo Jatimsatu.com – Ratusan massa yang tergabung dalam Konsorsium LSM Ponorogo menggelar aksi damai dengan turun ke jalan untuk menyuarakan dukungan sekaligus pengawalan terhadap program pemerintah pusat, khususnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Jumat (8/5/2026).
Aksi tersebut diikuti berbagai elemen organisasi, di antaranya DPC Garda Satu Ponorogo, DPC GRIB Jaya, DPC Garda Wengker, PRC, Estafet, LSM 45, Gemas, dan sejumlah organisasi lainnya.
Dengan membawa poster, spanduk, serta pengeras suara, massa bergerak menuju kantor DPRD Ponorogo sambil menyampaikan orasi. Kehadiran ratusan peserta aksi pun menyita perhatian masyarakat di sepanjang jalur yang dilalui.
Dalam orasinya, massa menyatakan dukungan terhadap program MBG dan KDMP yang dinilai mampu mendorong kesejahteraan masyarakat serta memperkuat ketahanan pangan nasional. Namun demikian, mereka juga meminta agar pelaksanaan program dilakukan secara transparan dan tidak ditunggangi kepentingan oknum tertentu.
Ketua DPC Garda Satu Ponorogo, Budiono, menegaskan pihaknya mendukung penuh program Presiden Prabowo tersebut. Menurutnya, program MBG dan KDMP merupakan langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus menggerakkan ekonomi kerakyatan.
“Saya sangat setuju dengan program tersebut, namun harus terbuka. DPC Garda Satu menolak keras apabila program ini ditunggangi oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Pokoknya kami siap mengawal program dari Bapak Presiden,” tegas Budiono.
Ia menambahkan, saat ini Garda Satu fokus melakukan pengawalan terhadap pelaksanaan program, mulai dari penyerapan gizi anak, transparansi anggaran, hingga pemberdayaan ketahanan pangan lokal.
Menurutnya, dukungan itu juga diwujudkan melalui pembentukan satuan tugas (satgas), pengawasan di lapangan, serta edukasi kepada masyarakat agar program benar-benar tepat sasaran.
“Mari kita kawal bersama program Presiden Prabowo. Selain menciptakan lapangan kerja baru, roda perekonomian rakyat juga akan terus berjalan karena sumber dan bahan baku pangan hasil masyarakat dapat ditampung di KDMP maupun MBG,” tandasnya.
Budiono juga mengingatkan, apabila aspirasi mereka tidak mendapat tanggapan serius dari pemerintah, maka Konsorsium LSM Ponorogo siap kembali menggelar aksi dengan jumlah massa yang lebih besar.(abw)


Posting Komentar