PONOROGO, Jatimsatu.com – Tradisi bersih dusun Kanten yang dipadukan dengan lantunan sholawat berlangsung khidmat dan meriah di Dusun Kanten, Desa Babadan, Kecamatan Babadan, Kamis malam Jumat (14/5/2026). Kegiatan yang dipusatkan di Masjid Miftahul Hasanah itu mendapat antusias tinggi dari masyarakat setempat.
Tradisi tahunan tersebut menjadi wujud tasyakuran masyarakat dengan menggabungkan kearifan lokal dan nilai religius melalui pawai obor serta doa bersama.
Acara diawali sambutan Kepala Desa Babadan, Indra Wahyudi SH, yang sekaligus memberangkatkan peserta pawai obor mengelilingi Dusun Kanten sambil melantunkan sholawat bersama.
Untuk menambah suasana sakral, lampu penerangan di sepanjang jalur pawai sengaja dipadamkan dan akses jalan sementara ditutup. Cahaya obor yang menyala di tengah malam menciptakan suasana religius dan penuh kebersamaan.
“Acara ini merupakan perwujudan rasa syukur, mempererat silaturahmi antarwarga, sekaligus memohon perlindungan dusun dan rezeki yang melimpah,” ujar Indra Wahyudi.
Ia menjelaskan, peserta laki-laki mengenakan penadon dan busana khas Ponorogo, sementara kaum perempuan memakai kebaya serta bergabung bersama kelompok jamaah yasin. Sejumlah organisasi masyarakat juga turut memeriahkan kegiatan tersebut.
Usai pawai keliling dusun, rangkaian acara dilanjutkan dengan tradisi ambeng dan doa bersama di dalam Masjid Miftahul Hasanah. Warga bersama-sama memanjatkan doa dan sholawat sebagai ungkapan syukur kepada Allah SWT serta memohon keberkahan dan keselamatan bagi seluruh masyarakat Dusun Kanten.
Kegiatan berlangsung tertib, penuh kekeluargaan, dan menjadi simbol kuatnya budaya gotong royong serta religiusitas masyarakat Desa Babadan. Selain itu diharapkan di jauhkan dari balak bilahi. Dan umumnya bagi masyarakat desa Dabadan. (dik)


Posting Komentar