Penuh Canda dan Semangat, Warga Binaan Wanita Rutan Ponorogo Ikuti Fun Game Edukatif Bangun Optimisme

PONOROGO, JATIMSATU.COM – Suasana penuh keceriaan menyelimuti area kunjungan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Ponorogo saat para warga binaan wanita mengikuti kegiatan fun game edukatif yang digelar mahasiswi magang, Selasa (28/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program pembinaan yang dikemas secara interaktif untuk membangun semangat, mempererat kebersamaan, sekaligus menumbuhkan optimisme menyongsong masa depan.

Beragam permainan edukatif disajikan secara berkelompok dengan menitikberatkan pada kerja sama, komunikasi, dan kreativitas peserta. Salah satu yang paling menarik perhatian adalah permainan "Pohon Harapan", di mana setiap warga binaan menuliskan harapan dan cita-cita yang ingin diwujudkan setelah menyelesaikan masa pembinaan.

Melalui kegiatan tersebut, para peserta diajak untuk terus memupuk keyakinan bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik. Harapan-harapan yang dituliskan menjadi simbol semangat baru dalam menjalani proses pembinaan di dalam rutan.

Tak hanya itu, kegiatan juga diisi dengan lomba cerdas cermat bertema kebangsaan. Para warga binaan menguji pengetahuan mereka mengenai Pancasila, lambang negara, Presiden Republik Indonesia, Hari Kemerdekaan, makna gotong royong, hingga nilai-nilai cinta tanah air.

Materi kuis dikemas secara ringan namun edukatif sehingga mampu membangkitkan kembali wawasan kebangsaan sekaligus memperkuat rasa nasionalisme para peserta. Suasana kompetitif yang sehat pun semakin menambah semangat seluruh warga binaan yang mengikuti kegiatan.

Sepanjang acara berlangsung, gelak tawa dan antusiasme peserta begitu terasa. Para mahasiswi magang turut memberikan motivasi dan pendampingan sehingga tercipta interaksi yang hangat, akrab, serta penuh energi positif.

Melalui kegiatan ini, Rutan Kelas IIB Ponorogo kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan yang tidak hanya berfokus pada peningkatan pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter, penguatan mental, serta pengembangan sikap positif warga binaan.

Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai sarana membangun kepercayaan diri, mempererat solidaritas antarsesama warga binaan, sekaligus menumbuhkan harapan baru agar mereka siap kembali menjadi pribadi yang produktif dan berkontribusi positif di tengah keluarga maupun masyarakat setelah menyelesaikan masa pembinaan.(*)


0/Post a Comment/Comments

Dibaca