Sejumlah warga mengaku kerap dibuat kaget saat melintas karena posisi tiang dinilai terlalu menjorok ke arah bahu jalan. Kondisi tersebut semakin mengkhawatirkan karena ruas jalan tersebut menjadi salah satu akses yang cukup sering dilalui masyarakat.
Bahkan, beberapa insiden kecelakaan disebut pernah terjadi akibat pengendara terkejut dan berupaya menghindari keberadaan tiang tersebut.
Kepala Desa Wagirlor, Sumono, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp membenarkan adanya keluhan masyarakat terkait keberadaan tiang telekomunikasi tersebut.
Menurutnya, tiang tersebut telah berdiri sejak era 1990-an, ketika layanan telepon rumah dan wartel masih menjadi bagian dari kebutuhan komunikasi masyarakat.
Namun, seiring perkembangan wilayah, kondisi di sekitar tiang telah berubah. Area yang sebelumnya relatif sepi kini berkembang menjadi kawasan permukiman dan tempat usaha warga. Sementara posisi tiang berada tepat di sisi selokan dengan letak yang dinilai seolah memakan sebagian bahu jalan.
"Tiang tersebut sudah ada sejak era 1990-an, saat layanan telepon rumah dan wartel. Seiring perkembangan zaman, sekarang posisinya berada di area permukiman dan tempat usaha warga, tepat di sebelah selokan yang posisinya seolah-olah memakan bahu jalan," ujar Sumono.
Ia menambahkan, peningkatan volume kendaraan yang melintas membuat keberadaan tiang tersebut kini menjadi persoalan serius.
"Berjalannya waktu, volume lalu lintas di kawasan tersebut semakin padat. Kehadiran tiang yang dahulu tidak mengganggu kini dinilai amat membahayakan keselamatan para pengguna jalan dan warga sekitar," lanjutnya.
Atas kondisi tersebut, warga berharap pihak pengelola jaringan telekomunikasi maupun instansi terkait segera melakukan penanganan. Salah satunya dengan memindahkan tiang ke lokasi yang lebih aman dan tidak mengganggu ruang lalu lintas.
Pemindahan tersebut dinilai penting untuk mengantisipasi kecelakaan sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang setiap hari melintasi ruas jalan tersebut.
Warga berharap persoalan ini tidak menunggu sampai terjadi kecelakaan yang lebih serius. Penataan infrastruktur telekomunikasi dinilai perlu disesuaikan dengan perkembangan lingkungan dan meningkatnya aktivitas masyarakat di sekitar lokasi.


Posting Komentar