PONOROGO, JATIMSATU.COM – Membangun keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tetapi juga membutuhkan komunikasi yang terbuka dan kedekatan antara kepolisian dengan masyarakat. Komitmen tersebut terus diperkuat Polres Ponorogo melalui kegiatan Minggu Kasih sebagai ruang dialog untuk menyerap aspirasi, mendengarkan keluhan, sekaligus menampung berbagai masukan terkait situasi keamanan di lingkungan masyarakat.
Kapolres Ponorogo AKBP Damus Asa, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat bukan semata-mata untuk menjaga keamanan dan menegakkan hukum, melainkan juga memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang humanis dan responsif.
“Melalui kegiatan Minggu Kasih, kami ingin membangun komunikasi yang terbuka dengan masyarakat, mendengarkan secara langsung aspirasi maupun permasalahan yang dihadapi, serta memperkuat kerja sama dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Kami menyadari bahwa situasi kamtibmas yang aman dan kondusif tidak dapat terwujud tanpa dukungan dan partisipasi aktif masyarakat,” tegas Kapolres.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat memiliki peran penting dalam mendeteksi potensi gangguan keamanan sejak dini. Karena itu, masyarakat diharapkan tidak ragu menyampaikan informasi, masukan, maupun laporan apabila menemukan indikasi gangguan kamtibmas di lingkungan masing-masing.
Melalui dialog langsung, berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat diharapkan dapat diketahui lebih awal dan ditindaklanjuti secara tepat sesuai ketentuan yang berlaku. Pendekatan ini sekaligus menjadi upaya memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri melalui pelayanan yang terbuka dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Polres Ponorogo berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan yang mendekatkan kepolisian dengan masyarakat. Melalui Minggu Kasih, sinergi antara Polri dan warga diharapkan semakin kokoh dalam menjaga keamanan, menciptakan ketertiban, serta mewujudkan Kabupaten Ponorogo yang aman, damai, dan kondusif.(*)

Posting Komentar