Kraton Surakarta Gelar Tradisi Jamasan Pusaka Gongsa Kyai Guntur Madu dan Kyai Guntur Sari

Solo-jatimsatu.com-Menjelang Hajad Dalem Pareden Garebeg Mulud atau Sekaten tahun Jimawal 1957 / 2023 Masehi, Kraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat mengadakan acara Jamasan Pusaka Gongsa Kyai Guntur Madu dan Kyai Guntur Sari, Sabtu (16/09/2023) pagi. Kegiatan ini sebagai awal dari rangkaian kegiatan Garebeg Mulud/Sekaten di Kraton Surakarta.

Tradisi Jamasan ini merupakan penghormatan kepada pusaka-pusaka milik Kraton Surakarta. Sebelum proses penjamasan, sejumlah Abdi Dalem dan Sentono Dalem melaksanakan Wilujengan sebagai bentuk penghormatan dan pengakuan atas nilai spiritual dan sejarah dari pusaka tersebut. 

Usai wilujengan, para abdi dalem pun mulai memandikan Kyai Guntur Madu dan Kyai Guntur Sari sebagai tanda penghormatan dan perawatan terhadap pusaka bersejarah tersebut. Selain sebagai upaya pelestarian pusaka, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat identitas budaya dan kearifan lokal yang ada di Kraton Surakarta.

Sementara itu, salah seorang Sentono Dalem Kraton Surakarta, KRA Citro Adiningrat mengungkapkan bahwa proses Jamasan Pusaka Gongsa Kyai Guntur Madu dan Kyai Guntur Sari berjalan dengan khidmat dan lancar. 

"Untuk Jamasan hari ini, abdi dalem yang bertugas menjamasi Kyai Guntur Madu dan Kyai Guntur Sari berjumlah 30 personel dan dimulai pukul 10:00 pagi," terang KRA Citro kepada IndonesiaBuzz. "Alhamdulillah, kegiatan ini juga berjalan dengan lancar dan penuh khidmat," tambahnya.

Hajad Dalem Pareden Grebeg Mulud atau Sekaten tahun Jimawal 1957 yang akan diselenggarakan pada Kamis, 28 September 2023, diharapkan menjadi perayaan yang meriah dan dapat mengundang minat masyarakat untuk lebih memahami warisan sejarah dan budaya yang ada di dalam Kraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.(hms/dd)

0/Post a Comment/Comments

Dibaca