Ikuti Workshop Reformasi Birokrasi, Capai Kinerja Dan Pelayanan Publik Yang Semakin Terarah dan Efisien



Ponorogo - Bertempat di Ruang Zi Rutan Kelas IIB Ponorogo, Kepala Rutan, pejabat struktural beserta staff mengikuti secara daring Workshop Reformasi Birokrasi dengan tema "Mewujudkan Reformasi Birokrasi Berdampak Melalui Pemanfaatan Digitalisasi Teknologi Informasi Tata Kelola Pelayanan Publik dan Budaya Birokrasi BerAKHLAK". Kegiatan tersebut berlangsung secara hybrid, baik secara langsung di Aula Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual maupun secara daring, Rabu (07/02).

Pembukaan workshop dimulai dengan pengantar dari Inspektur Wilayah II, Lilik Sujandi yang menyampaikan capaian indeks pelaksanaan rencana aksi Reformasi Birokrasi (RB) di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM, mencapai persentase 96,5%. 

Dalam pembukaannya, Inspektur Jenderal Razilu, menekankan pentingnya transformasi digital sebagai alat untuk mencapai tujuan Reformasi Birokrasi. Beliau juga mengingatkan agar digitalisasi tidak menjadi penghambat dalam pelaksanaan tugas. Selain itu, beliau juga memberikan kabar gembira terkait kenaikan indeks Reformasi Birokrasi Kementerian Hukum dan HAM, yang telah berdampak pada pengajuan kenaikan tunjangan kinerja hingga 100 persen.

Staf Ahli Bidang Reformasi Birokrasi, Asep Kurnia memberikan arahan kepada peserta workshop terkait pentingnya keterlibatan seluruh jajaran dalam pelaksanaan Reformasi Birokrasi. Selain itu, evaluator diharapkan memperhatikan detail-data dukung dalam penilaian. Pemaparan materi dilakukan oleh Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi Sekretariat Jenderal Kementerian Hukum dan HAM mengenai kebijakan pemanfaatan digitalisasi teknologi informasi dalam tata kelola pelayanan publik dan budaya kerja BerAKHLAK.

Kemudian Kegiatan dilanjutkan oleh pemaparan materi yang pertama oleh Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi Rifqi Adrian Kriswanto yang menjelakan mengenai "Kebijakan Pemanfaatan Digitalisasi Teknologi Informasi dalam tata kelola pelayanan publik dan Budaya Kerja BerAKHLAK”.

Pemateri kedua yaitu Alfian Lisdias Ismanto selaku Evaluator Reformasi Birokrasi Kementerian PAN-RB yang membahas mengenai “Bergerak untuk Reformasi Birokrasi Berdampak”

Workshop ini diadakan sebagai langkah strategis untuk meningkatkan pemahaman dan kolaborasi dalam mewujudkan pelaksanaan reformasi birokrasi yang semakin lincah dan berdampak.

Karutan Agus Imam Taufik berharap dengan adanya workshop ini akan tercapai peningkatan kinerja dijajarannya. "Dengan adanya workshop ini, diharapkan akan tercapai peningkatan kinerja dan pelayanan publik yang semakin terarah dan efisien." Kata Imam.(dd)

0/Post a Comment/Comments

Dibaca