Ponorogo, Jatimsatu.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Ponorogo, Jumat (25/7), guna meninjau langsung progres revitalisasi gedung Industri Kecil Menengah (IKM) yang kini dialihfungsikan menjadi Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 5.
Dengan didampingi Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, dan sejumlah pejabat, Gubernur Khofifah menyusuri ruang-ruang kelas, asrama siswa, serta berbagai fasilitas penunjang lainnya. Ia mengaku terkesan dengan konsep pendidikan yang diusung SR Ponorogo.
“Saya sudah berkeliling ke sejumlah Sekolah Rakyat, tapi di Ponorogo ini luar biasa,” puji Khofifah.
SR Ponorogo masuk kategori 1B dan dijadwalkan mulai aktif pada 1 Agustus mendatang.
Menurut Khofifah, sistem pendidikan yang terintegrasi dari jenjang SD, SMP, hingga SMA dalam satu kawasan menjadi keunggulan tersendiri. Terlebih, seluruh siswa diasramakan dengan sistem pengawasan ketat oleh wali asrama.
“Ini bisa jadi role model nasional. Pendidikan karakter, akademik, dan pengembangan keterampilan berjalan seimbang. Bahkan penguatan bahasa Inggris bisa dikolaborasikan dengan Pare Kediri,” tambahnya.
Gubernur juga meninjau fasilitas penunjang seperti lapangan olahraga, laboratorium IPA dan komputer, hingga jogging track. Ia mendorong Pemkab Ponorogo untuk terus menyempurnakan sarana pendukung, termasuk penambahan smart board di setiap ruang kelas.
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh arahan Gubernur Jatim. Ia menyebut progres pembangunan saat ini mencapai deviasi 40 persen dan ditargetkan rampung pada 31 Juli.
“Sesuai saran Bu Gubernur, kami lengkapi sarana pembelajaran agar makin excellent. Saat ini tinggal tahap finishing,” ujar Kang Giri.
Sementara itu, Muhammad Rahmadhan, salah satu siswa SD, mengaku senang bertemu langsung dengan Gubernur Khofifah.
“Tadi dikasih sepatu dan makanan. Senang sekolah di sini,” ungkapnya polos.
Posting Komentar