Meski cuaca cukup terik, warga tetap bersemangat mengikuti jalannya kegiatan yang dipusatkan di rumah tokoh masyarakat Moh. Yasrib. Hadir dalam kesempatan tersebut perangkat desa, anggota BPD, serta puluhan warga yang memanfaatkan momen tersebut untuk menyampaikan berbagai usulan dan kebutuhan lingkungan.
Kepala Desa Demangan, Zainuri, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran Mas Komar—sapaan akrab Moh. Komarudin—yang dinilainya selalu terbuka terhadap aspirasi masyarakat. Ia menekankan bahwa Blok III merupakan salah satu basis pemilih terbesar pada Pemilu 2024 lalu.
“Harapannya perhatian pembangunan juga lebih besar. Jalan lingkungan perlu diperbaiki, kanopi masjid sangat dibutuhkan, juga tandon air untuk wudhu serta fasilitas sosial seperti tenda dan kursi,” ucap Zainuri.
Pembangunan kanopi masjid, menurut Zainuri, menjadi kebutuhan yang cukup mendesak. Ketika hujan turun atau cuaca terlalu panas, kenyamanan warga saat beribadah menjadi terganggu.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Komarudin menegaskan komitmennya untuk mengawal setiap aspirasi yang telah disampaikan. Menurutnya, kebutuhan masyarakat tidak hanya sebatas pada infrastruktur besar, namun juga hal-hal yang menyentuh kehidupan sosial dan keagamaan warga.
“Saya hadir bukan hanya untuk mendengar, tapi juga mencatat dan memperjuangkan. Semua usulan ini akan saya masukkan dalam pokok-pokok pikiran DPRD agar bisa direalisasikan,” tegasnya.
Komarudin juga menyampaikan bahwa saat ini Pemkab Ponorogo tengah memfokuskan pembangunan pada sektor infrastruktur. Namun demikian, usulan sosial-keagamaan dari warga tetap menjadi perhatian yang tak boleh diabaikan.
Meski dilaksanakan siang hari, kegiatan reses berlangsung cukup meriah dan penuh semangat. Warga dengan terbuka menyampaikan berbagai kebutuhan lainnya, mulai dari drainase hingga usulan pelatihan untuk kelompok pemuda.
“Insyaallah semua aspirasi ini akan saya bawa dan perjuangkan semaksimal mungkin. Semoga sinergi antara masyarakat dan wakil rakyat semakin kuat,” pungkas Komarudin.
Reses ini menjadi bukti bahwa kehadiran wakil rakyat di tengah masyarakat bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk nyata kepedulian terhadap suara warga yang berharap akan perubahan dan kemajuan di lingkungannya.(abw)
Posting Komentar