PONOROGO, Jatimsatu.com – Sejak resmi beroperasi pada 1 Desember 2025, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ngrupit 1, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, terus menunjukkan komitmen tinggi dalam mendukung program pemerintah terkait pemenuhan gizi anak. Profesionalisme layanan menjadi fokus utama dengan mengedepankan standar operasional prosedur (SOP) penjaminan mutu secara ketat.
Kepala SPPG Ngrupit 1, Pandu Prabowo Mukti, menegaskan bahwa unit yang dipimpinnya telah memenuhi seluruh aspek kelayakan operasional. Salah satunya dengan mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) sebagai indikator penting dalam menjamin keamanan dan kebersihan pangan.
“Sejak awal operasional, kami menempatkan aspek kebersihan, keamanan pangan, serta ketepatan distribusi sebagai prioritas utama,” tegas Pandu saat dikonfirmasi, Senin (2/2/2026).
Selain itu, SPPG Ngrupit 1 juga diperkuat oleh tenaga profesional, termasuk chef bersertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Hal ini menjadi bagian dari sistem penjaminan mutu agar seluruh proses produksi makanan bergizi berjalan sesuai standar kesehatan dan kelayakan pangan.
Saat ini, SPPG Ngrupit 1 melayani 20 sekolah dan tiga posyandu, dengan total penerima manfaat mencapai 2.900 orang, mulai dari peserta didik tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).
Dalam implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), SPPG Ngrupit 1 juga menjaga konsistensi layanan agar berjalan tepat waktu, tepat guna, dan tepat sasaran.
“Langkah ini kami lakukan untuk memastikan setiap penerima manfaat mendapatkan asupan gizi sesuai jadwal dan kebutuhan masing-masing,” imbuhnya.
Ke depan, SPPG Ngrupit 1 diharapkan mampu menjadi salah satu pilar penting dalam menyiapkan generasi yang sehat, kuat, dan berdaya saing, sejalan dengan visi besar Indonesia Emas yang dicanangkan pemerintah.(abw).

Posting Komentar