DPP AKSI dan Hasan Nasbi Perkuat Sinergi, Desa Didorong Jadi Motor Implementasi Program Nasional

JAKARTA, JATIMSATU.COM  — Komitmen memperkuat peran desa sebagai fondasi pembangunan nasional kembali mengemuka dalam pertemuan Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia (DPP AKSI) dengan Penasehat Khusus Presiden Bidang Komunikasi, Hasan Nasbi, di Jakarta, Kamis (16/7/2026). Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut menjadi ruang dialog untuk menyamakan visi dalam mengawal berbagai agenda strategis pemerintah.

Dipimpin Sekretaris Jenderal DPP AKSI, Eko Mulyadi, jajaran pengurus pusat berdiskusi mengenai sejumlah isu yang menjadi perhatian bersama, di antaranya penguatan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), ketahanan pangan, peningkatan kualitas pendidikan, hingga pengembangan desa yang adaptif terhadap tantangan masa depan.

Dalam kesempatan itu, Hasan Nasbi menegaskan bahwa kepala desa memiliki posisi strategis sebagai frontliner pembangunan. Menurutnya, keberhasilan berbagai kebijakan pemerintah sangat ditentukan oleh kemampuan pemerintah desa menerjemahkan program menjadi manfaat nyata bagi masyarakat.

"Kepala desa adalah garda terdepan yang diharapkan berperan aktif dalam menyukseskan berbagai program pemerintah," ujar Hasan Nasbi.

Bagi DPP AKSI, pertemuan tersebut bukan sekadar agenda silaturahmi, melainkan momentum untuk memperkuat kolaborasi dan menyelaraskan langkah dalam mendukung arah kebijakan nasional. Berbagai masukan yang disampaikan dinilai menjadi bekal penting untuk meningkatkan kualitas implementasi program di tingkat desa.

Sekjen DPP AKSI, Eko Mulyadi, mengatakan dialog yang terbangun memberikan banyak perspektif baru dalam memperkuat peran organisasi sebagai mitra strategis pemerintah.

"Dari arahan beliau, berbagai masukan dan saran menjadi inspirasi sekaligus pedoman bagi kami dalam mengoptimalkan pelaksanaan berbagai program pemerintah di desa," ungkapnya.

Eko yang juga menjabat Kepala Desa Karangpatihan, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, menegaskan bahwa DPP AKSI siap mendukung penuh seluruh program prioritas pemerintah. Menurutnya, komitmen tersebut perlu diiringi budaya evaluasi dan continuous improvement agar setiap kebijakan semakin efektif, akuntabel, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat desa.

"Berbagai program pemerintah sejauh ini telah berjalan dengan baik. Namun evaluasi harus terus dilakukan agar implementasinya semakin optimal, akuntabel, dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat desa," pungkasnya.(dd)

0/Post a Comment/Comments

Dibaca