JAKARTA, JATIMSATU.COM – Dari ruang-ruang pemerintahan desa, denyut pembangunan nasional sesungguhnya begitu dekat dengan kehidupan masyarakat. Di sanalah berbagai kebijakan bertemu langsung dengan kebutuhan warga, mulai dari ekonomi, kesejahteraan hingga pemberdayaan masyarakat.
Karena itu, desa kini didorong untuk tidak sekadar menjadi objek pembangunan. Desa harus tampil sebagai subjek sekaligus frontline dalam menjalankan agenda besar pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Pesan tersebut mengemuka dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia (AKSI) 2026 di Gedung Pustakaloka Nusantara IV, kawasan Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (9/9/2026).
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto mengajak seluruh anggota AKSI untuk bersama-sama menyukseskan Asta Cita ke-6 Presiden Prabowo Subianto, yakni membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi serta pemberantasan kemiskinan.
Bagi Yandri, arah pembangunan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat posisi desa dalam pembangunan nasional. Desa tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya program pemerintah, tetapi juga diharapkan mampu menjadi ruang tumbuhnya kemandirian dan kekuatan ekonomi masyarakat.
Melalui berbagai program prioritas, Kemendes PDT terus mendorong desa agar semakin mandiri, sejahtera, produktif dan memiliki daya saing.
Pada titik inilah kepala desa memiliki peran penting. Mereka merupakan figur pemerintahan yang paling dekat dengan masyarakat dan memahami kondisi warga secara langsung.
Apa yang terlihat dalam data maupun laporan pemerintahan, pada akhirnya harus bertemu dengan real condition di lapangan. Sebab, ukuran keberhasilan pembangunan bukan hanya seberapa banyak program dijalankan, tetapi seberapa jauh manfaatnya dirasakan masyarakat.
Semangat tersebut mendapat respons positif dari Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia (AKSI).
Sekretaris Jenderal AKSI Eko Mulyadi, S.IP., M.Pd. menegaskan seluruh anggota AKSI siap mengambil bagian dalam menyukseskan Asta Cita ke-6 Presiden Prabowo Subianto.
“Kami juga akan memastikan program tersebut berjalan dengan baik bagi masyarakat desa,” kata Eko.
Kepala Desa Karangpatihan, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, tersebut mengatakan posisi kepala desa memberikan direct access terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Mulai dari kebutuhan ekonomi hingga persoalan sosial, semuanya bersentuhan langsung dengan pemerintahan desa.
Karena itu, AKSI tidak ingin sekadar menjadi penerima kebijakan. Masukan dari kepala desa, menurut Eko, juga penting sebagai feedback from the grassroots agar berbagai program pemerintah dapat berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
“Kami ini berada di pemerintahan paling bawah, yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Tentu, kami sangat mengenal dan paham kondisi masyarakat desa. Kami meyakini program Presiden Prabowo ini akan membawa manfaat yang besar bagi masyarakat,” pungkasnya.

Posting Komentar