Mahasiswa IAIRM Praktik Konseling di Rutan Ponorogo, Dorong Pembinaan Warga Binaan Lebih Humanis

PONOROGO, JatimSatu.com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Ponorogo kembali membuka ruang kolaborasi dengan dunia pendidikan. Kali ini, Rutan Ponorogo menerima sembilan mahasiswa Fakultas Dakwah Institut Agama Islam Riyadlotul Mujahidin (IAIRM) untuk menjalani magang Praktik Konseling dan Psikoterapi Islam (PKPI).

Kegiatan pembukaan magang berlangsung di Ruang Kunjungan Rutan Ponorogo, Selasa (1/9/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Program tersebut dijadwalkan berlangsung selama satu bulan, mulai 1 hingga 30 September 2026.

Magang ini merupakan bagian dari proses pembelajaran mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Penyuluhan Islam untuk mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan melalui praktik langsung di lingkungan pemasyarakatan.

Pembukaan kegiatan dihadiri Kepala Rutan Ponorogo Muhammad Agung Nugroho bersama jajaran. Hadir pula perwakilan Fakultas Dakwah IAIRM, yakni Dekan Fakultas Dakwah IAIRM Siti Khusnul Faizah, M.Pd, serta Dr. Syahrudin, M.Pd.I, selaku Dosen Ahli Psikoterapi Fakultas Dakwah IAIRM.

Kepala Rutan Ponorogo Muhammad Agung Nugroho menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara lembaga pemasyarakatan dan perguruan tinggi dapat memberikan manfaat, baik bagi mahasiswa maupun warga binaan.

“Kami menyambut baik kegiatan magang mahasiswa IAIRM di Rutan Ponorogo. Semoga melalui kegiatan Praktik Konseling dan Psikoterapi Islam ini, mahasiswa dapat memperoleh pengalaman secara langsung sekaligus memberikan kontribusi positif dalam proses pembinaan dan pendampingan warga binaan,” ujarnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Dakwah IAIRM Siti Khusnul Faizah, M.Pd, mengatakan kegiatan magang menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengasah kompetensi sekaligus menguji penerapan ilmu yang selama ini dipelajari di bangku kuliah dalam situasi nyata.

Hal senada disampaikan Dr. Syahrudin, M.Pd.I. Dosen Ahli Psikoterapi Fakultas Dakwah IAIRM tersebut berpesan agar mahasiswa mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara serius, tetap menjunjung tinggi etika, serta menerapkan ilmu konseling dan psikoterapi Islam secara tepat selama berada di lingkungan Rutan.

Usai pembukaan, para mahasiswa mendapatkan pengarahan mengenai teknis pelaksanaan magang, termasuk ketentuan dan kegiatan yang akan dijalankan selama satu bulan.

Kolaborasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan praktik akademik mahasiswa. Lebih dari itu, program PKPI diharapkan menjadi bagian dari sinergi Rutan Ponorogo dan IAIRM dalam memperkuat pendidikan, konseling, serta pembinaan kepribadian warga binaan.

Melalui pendekatan yang humanis dan berkelanjutan, kegiatan tersebut diharapkan mampu memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa sekaligus mendukung proses pembinaan warga binaan di Rutan Ponorogo.(*)

0/Post a Comment/Comments

Dibaca