Tiga Ompreng MBG di MI Mayak Tonatan Diduga Ditemukan Ulat, SPPG Belum Beri Klarifikasi

PONOROGO, JATIMSATU.COM – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Ponorogo kembali menjadi sorotan. Kali ini, dugaan temuan ulat muncul pada menu MBG yang dibagikan kepada siswa MI Mayak, Kelurahan Tonatan, Kabupaten Ponorogo, Rabu (16/9/2026).

Informasi yang dihimpun JatimSatu.com menyebutkan, sedikitnya tiga ompreng makanan dalam satu kelas diduga ditemukan terdapat ulat di dalam menu yang disajikan kepada siswa.

Salah seorang guru MI Mayak, melalui wali siswa, membenarkan adanya dugaan temuan tersebut. “Dalam satu kelas ada tiga ompreng berisi menu MBG yang ditemukan ada ulatnya,” ujar sumber tersebut.

Ketika ditanya apakah dugaan serupa juga ditemukan di kelas lain, sumber tersebut mengaku belum mengetahui secara pasti. Namun, informasi lain disampaikan seorang wali siswa dari kelas berbeda yang menyebut dugaan temuan ulat juga terjadi di kelas lainnya.

“Kelas lain juga ada ditemukan ulat dalam menu MBG, berapa jumlahnya belum bisa dipastikan,” ungkapnya.

Menindaklanjuti temuan tersebut, pihak sekolah disebut melakukan pengecekan terhadap ompreng makanan yang telah dibagikan kepada siswa. Menu yang diduga terdapat ulat kemudian diminta untuk dibuang.

Kondisi tersebut juga membuat dokumentasi berupa foto maupun video tidak tersedia. Pasalnya, para siswa tidak diperbolehkan membawa telepon seluler ke sekolah.

“Tidak ada dokumentasi foto maupun video karena para siswa tidak membawa telepon seluler. Anak SD tidak ada yang membawa HP,” kata sumber tersebut.

Untuk memperoleh informasi secara berimbang, awak media kemudian mendatangi SPPG Tonatan yang disebut sebagai pihak yang mendistribusikan menu MBG dari Yayasan Azmania, Kamis (17/9/2026).

Namun, saat awak media datang, kepala SPPG disebut tidak berada di tempat. Salah seorang pengawas dari Yayasan Azmania bernama Wahid sempat menemui awak media, tetapi belum memberikan kesempatan untuk melakukan konfirmasi secara langsung terkait dugaan temuan ulat dalam menu MBG di MI Mayak.

Hingga berita ini diturunkan, SPPG Tonatan maupun Yayasan Azmania belum memberikan klarifikasi resmi terkait dugaan temuan tersebut, termasuk mengenai proses pengolahan dan pemeriksaan makanan sebelum didistribusikan kepada para siswa.

Sementara itu, Korwil SPPI MBG Kabupaten Ponorogo, Winda, mengaku telah menerima laporan mengenai dugaan temuan ulat dalam menu MBG di MI Mayak.

Menurut Winda, pihaknya masih melakukan konfirmasi dan pengecekan kepada SPPG yang bersangkutan. Namun, hingga berita ini dipublikasikan, hasil pengecekan tersebut belum disampaikan kepada awak media.

0/Post a Comment/Comments

Dibaca